zat adiktif

Yuk mari semua kita belajar tentang pemanis, pengawet, pewarna  dan perasa makanan dan   mari kita pelajari secara detail…..biar kita lebih mengerti ya…yuk mari…..                       pertama-tama kita bahas dlu tentang…..

  1. a. Pemanis

Apa yang anda ketahui tentang Pemanis buatan?? Pasti anda bakal menjawab, sesuatu yang manis-manis dan terasa manis yang di buat oleh manusia…gula??hehehehe..iya kan??

Hemb..pngen tau gak arti pemanis buatan dan dampak negatifnya???

Yuk…..mari kita bahas bersama.

PEMANIS

Pemanis buatan adalah bahan pemanis yang dihasilkan melalui reaksi-reaksi kimia organik di laboratorium atau dalam skala industri, boleh juga dikatakan diperoleh secara sintetis, dan tidak menghasilkan kalori seperti halnya bahan pengganti gula.  Kebanyakan bahan pemanis itu campuran dari Sakarin dan Siklamat.

Tahukah anda apa fungsi dari pada pemanis buatan??ada yang tau..??

Yak..pemanis mempunyai manfaat untuk memberi rasa manis pada makanan secara otomatis Pemanis buatan ini memiliki ratusan kali lebih manis dibandingkan dengan gula pasir, hanya saja pemanis buatan sedikit atau sama sekali tidak mengandung karbohidrat. Produk-produk yang dibuat dengan pemanis buatan mengandung kalori yang lebih rendah dibandingkan produk yang dibuat dengan gula. Sebab, pemanis sintetis memiliki rasa lebih manis dibandingkan gula alami.
“Karena itu, pemanis buatan seringkali digunakan sebagai bagian dari diet untuk menurunkan atau mengontrol berat badan. Untuk mendapatkan rasa manis kita cukup membubuhkan sedikit pemanis buatan dibandingkan dengan gula pasir. Makanya orang-orang suka banget memakai pemanis buatan di dalam makananya…soalnya mereka mengangap itu baik..padahal membawa dampak negative bagi tubuh kalau menurut pendapat saya.hehehe…pengen tau apa dampaknya jika memekai pemanis buatan secara berlebihan…??yuk mari kita ulas setajam silet….hehe

Tahu gak penyakit apa yang bisa di timbulkan jika kita kelebihan mengkonsumsi pemanis???? Okey…pemanis buatan kalau di pakai secara berlebihan dapat menyebabkan penyakit dapat mempertinggi pembentukan lemak dalam darah, selanjutnya dapat menaikkan arteriosklerose (gangguan pada arteri jantung) dan juga risiko serangan jantung mendadak, mengakibatkan penurunan kualitas kesehatan dengan munculnya gangguan seperti obesitas, tekanan darah tinggi, tidak berfungsinya usus secara normal, dan dapat menyebabkan ganguan pada sistem syaraf pusat.

Obesitas                                                     kerusakan pada jantung

Ini Contoh atau jenis-jenis pemanis buatan:

Saccharin


Saccharin adalah pemanis buatan yang paling tua yang ditemukan pada tahun 1879. Rasa manisnya bisa mencapai 200-700 kali gula biasa. Pada tahun 1972 Saccharin dicurigai sebagai salah satu penyebab kanker. Banyak penelitian dilakukan untuk membuktikan kecurigaan Saccharin dapat menyebabkan timbulnya kanker, akan tetapi National Cancer Institute Amerika tidak menemukan hubungan Saccharin dangan kanker. Sehingga pada tahun 2002 Saccharin dinyatakan aman dikonsumsi oleh manusia dan dijual dengan nama dagang SweetN’ Low, Sweet Twin and Necta Sweet.


Aspartame

Aspartame adalah nama umum dari produk yang bernama NutraSweet, Equal, Spoonful, dan Equal-Measure. Aspartame atau pemanis buatan, biasa ditemukan sebagai bahan pemanis dalam beberapa makanan dan minuman disekitar kita. Namun banyak orang belum mengetahui efek samping negatif dari aspartame yang tidak bisa disepelekan sama dengan makanan yang mengandung form Aspartame (NutraSweet) merusak secara pelan-pelan dan tak terasa bagi tubuh dan itulah alasan mengapa kita harus menghindarinya. Akan diperlukan satu tahun, lima, 10 atau 40 tahun, tapi dalam jangka panjang akan nampak perubahan yang menyebabkan penyakit ringan maupun berat. Aspartame punya efek yang mendalam pada mood seseorang, kecemasan, pusing, kepanikan, mual, iritabilitas, gangguan ingatan dan konsentrasi, mati rasa, kejang otot, kegemukan, gatal-gatal, depresi, kelelahan, lekas marah, tachycardia, insomnia, kebutaan, ketulian, jantung berdebar, sesak nafas, kecemasan, gangguan berbicara, kehilangan indra pengecap, telinga berdengung, dan vertigo

Acesulfame-K


Acesulfame-K disetujui untuk dikonsumsi pada tahun 1988 dan baru pada tahun 2003 diperkenalkan sebagai pemanis buatan pada umumnya. Acesulfame-K tidak diolah oleh tubuh sehingga tidak ada kalori yang diserap oleh tubuh. Rasa manisnya 200 kali lebih manis dari gula biasa. Pemanis buatan ini dijual dengan nama dagang Sweet One dan Sunett.

Sucralose
Sucralose disetujui penggunaannya pada tahun 1999. Pemanis ini berasal dari gula pasir dan 600 kali lebih manis dari gula pasir. Pemanis ini tidak diserap oleh tubuh sehingga tidak menambah kalori bagi tubuh. Pemanis ini juga bisa digunakan untuk memasak. Nama dagang yang digunakan pemanis ini adalah Splenda.

Neotame
Neotame adalah saudara sepupu dari Aspartame dan memiliki 7000 – 13000 kali lebih manis dari gula pasir. Neotame disetujui penggunaannya sebagai pemanis pada tahun 2002. Sekalipun Neotame adalah saudara sepupu Aspartame tapi hanya mengandung kadar phenylalanine yang sangat rendah. Pemanis buatan Neotame belum diberi nama dagangnya sampai saat ini. Nah itu tadi pembahasan mengenai pemanis dan akibatnya serta contoh pemanis buatan ya……

  1. b. Pewarna

Mari kita bahas pewarna…Apa ya yang di maksud pewarna makanan itu???hemb…sama gak ya ama pewarna pakaian??huhu…mari kita bahas bersama yuk, apa itu pewarna makanan…
apa sich arti pewarna makanan??..Okey…Bahan pewarna makanan terbagi dalam dua kelompok besar yakni pewarna alami dan pewarna buatan. Pewarna alami diperoleh dari tanaman ataupun hewan yang berupa pigmen. Beberapa pigmen alami yang banyak terdapat di sekitar kita antara lain: klorofil (terdapat pada daun-daun berwarna hijau), karotenoid (terdapat pada wortel dan sayuran lain berwarna oranye-merah). Umumnya, pigmen-pigmen ini bersifat tidak cukup stabil terhadap panas, cahaya, dan pH tertentu. Walau begitu, pewarna alami umumnya aman dan tidak menimbulkan efek samping bagi tubuh.

Pewarna buatan untuk makanan diperoleh melalui proses sintesis kimia buatan yang mengandalkan bahan-bahan kimia, atau dari bahan yang mengandung pewarna alami melalui ekstraksi secara kimiawi. Contoh warna buatan:

Warna kuning : tartrazin, sunset yellow

Warna merah : allura, eritrosin, amaranth.

Warna biru : biru berlian

Kelebihan pewarna buatan dibanding pewarna alami adalah dapat menghasilkan warna yang lebih kuat dan stabil meski jumlah pewarna yang digunakan hanya sedikit. Warna yang dihasilkan dari pewarna buatan akan tetap cerah meskipun sudah mengalami proses pengolahan dan pemanasan, sedangkan pewarna alami mudah mengalami degradasi atau pemudaran pada saat diolah dan disimpan. Misalnya kerupuk yang menggunakan pewarna alami, maka warna tersebut akan segera pudar ketika mengalami proses penggorengan.

Bahan pewarna alami bahan pewarna buatan

Apa sich manfaat pewarna buat makanan??

Hemb…pewarna makanan mempunyai manfaat sebagai berikut:

  1. Untuk memberi kesan menarik bagi konsumen.
  2. Menyeragamkan warna makanan dan membuat identitas produk pangan.
  3. Untuk menstabilkan warna atau untuk memperbaiki variasi alami warna. Dalam hal ini penambahan warna bertujuan untuk untuk menutupi kualitas yang rendah dari suatu produk sebenarnya tidak dapat diterima apalagi bila menggunakan zat pewarna yang berbahaya.
  4. Untuk menutupi perubahan warna akibat paparan cahaya, udara atau temperatur yang ekstrim akibat proses pengolahan dan selama penyimpanan.
    1. Untuk menjaga rasa dan vitamin yang mungkin akan terpengaruh sinar matahari selama produk disimpan.

Tahukah anda bahwa pemakaian bahan pewarna dalam makanan dapat menimbulkan penyakit dan tahukah anda penyakit apa yang dapat ditimbulkan dari bahan pewarna??? Bahan perwarna dapat membahayakan kesehatan bila pewarna buatan ditambahkan dalam jumlah berlebih pada makanan, atau dalam jumlah kecil namun dikonsumsi secara terus-menerus dalam jangka waktu lama. Perlu diperhatikan bahwa pada saat ini banyak pengusaha nakal yang menggunakan zat-zat pewarna berbahaya yaitu zat pewarna bukan untuk makanan (non food grade). Misalnya, pemakaian zat pewarna tekstil atau kulit. Selain itu, terjadi juga penggunaan bahan pewarna buatan dengan dosis tidak tepat. Hal-hal tersebutlah yang dapat membahayakan kesehatan tubuh. menyebabkan terjadinya perubahan sel hati dari normal menjadi nekrosis dan jaringan di sekitarnya mengalami disintegrasi. Kerusakan pada jaringan hati ditandai dengan adanya piknotik (sel yang melakukan pinositosis) dan hiperkromatik dari nukleus, degenerasi lemak dan sitolisis dari sitoplasma, timbulnya keracunan akut dan bahkan kematian, keracunan kronis, gangguan fisiologis tubuh seperti kerusakan syaraf, gangguan organ tubuh dan kanker.

Kanker                                                      kerusakan hati…hihikz

Contoh pewarna:

Zat aditif Contoh Keterangan
Pewarna Daun pandan (hijau), kunyit (kuning), buah coklat (coklat), wortel (orange) Pewarna alami
Sunsetyellow FCF (orange), Carmoisine (Merah), Brilliant Blue FCF (biru), Tartrazine (kuning), dll Pewarna sintesis

Tahukah anda apa itu Rhodamine B???

Rhodamine B termasuk zat yang apabila diamati dari segi fisiknya cukup mudah untuk dikenali. Bentuknya seperti kristal, biasanya berwarna hijau atau ungu kemerahan. Di samping itu rhodamine juga tidak berbau serta mudah larut dalam larutan berwarna merah terang berfluorescen. Zat pewarna ini mempunyai banyak sinonim, antara lain D and C Red no 19, Food Red 15, ADC Rhodamine B, Aizen Rhodamine dan Brilliant Pink B. Rhodamine biasa digunakan dalam industri tekstil. Pada awalnya zat ini digunakan sebagai pewarna bahan kain atau pakaian. Campuran zat pewarna tersebut akan menghasilkan warna-warna yang menarik. Bukan hanya di industri tekstil, rhodamine B juga sangat diperlukan oleh pabrik kertas. Fungsinya sama yaitu sebagai bahan pewarna kertas sehingga dihasilkan warna-warna kertas yang menarik. Sayangnya zat yang seharusnya digunakan sebagai pewarna tekstil dan kertas tersebut digunakan pula sebagai pewarna makanan.nah….berarti kita harus menghindari pewarna yang satu ini ya…karena bahan pewarna yang ini sangat menakutkan…hihi…

Nih…saya kasih tips ya, bagaimana cara menghindari makanan yang didalamnya terdapat penggunaan warna:

  1. Setiap kali membeli produk makanan, baca jenis dan jumlah pewarna yang digunakan dalam produk tersebut.
  2. Perhatikan label pada setiap kemasan produk. Pastikan di label itu tercantum izin dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) yang tertulis: “POM dan Nomor izin pendaftaran”. Atau jika produk tersebut hasil industri rumah tangga maka harus ada nomor pendaftarannya yang tertulis : “ P-IRT dan nomor izin pendaftaran”.
  3. Untuk produk makanan yang tidak dikemas secara khusus, sebaiknya pilih makanan atau minuman yang warnanya tidak terlalu mencolok, karena kemungkinan warna tersebut berasal dari bahan pewarna bukan makanan (non food grade) seperti pewarna tekstil.
  1. c. PENGAWET

Apa itu pengawet makanan???

  • Pengawet makanan adalah upaya untuk mencegah, menghambat pertumbuhan mikroba yang terdapat dalam pangan. Pengawetan dapat dilakukan dengan berbagai cara, yaitu penggunaan suhu rendah, suhu tinggi, iradiasi atau dengan penambahan bahan pengawet (BTP Pengawet).
  • Bahan-bahan pengawet makanan adalah salah satu kelompok dari sejumlah besar bahan-bahan kimia yang baik ditambahkan dengan sengaja ke dalam bahan pangan atau ada dalam bahan pangan sebagai akibat dari perlakuan prapengolahan, pengolahan ataupun penyimpanan.

Apa yang anda ketahui manfaat pengawet makanan??

Mari kita bahas apa manfaatnya ya…

  • Ø Untuk meningkatkan atau mempertahankan nilai gizi.
  • Ø Untuk mempertahankan konsistensi produk
  • Ø Untuk mempertahankan kelezatan dan kesehatan (wholesomeness) pangan.
  • Ø Mengembangkan atau mengatur keasaman/kebasaan pangan.
  • Ø Untuk menguatkan rasa atau mendapatkan warna yang diinginkan
  • menghambat pembusukan
  • menjamin mutu awal pangan agar tetap terjaga selama mungkin

nah…itulah manfaat dari pada pengawet makanan, tetapi pengawet makanan juga terdapat dampak yang membahayakan bagi tubuh kita jika di gunakan berlebihan yaitu:

Pengaruh beberapa bahan pengawet terhadap kesehatan

Bahan Pengawet Produk Pangan Pengaruh terhadap Kesehatan
Ca-benzoat Sari buah, minuman ringan, minuman anggur manis,
ikan asin
Dapat menyebabkan reaksi merugikan pada asmatis dan yang peka terhadap aspirin
Sulfur dioksida
(SO2)
Sari buah, cider, buah kering, kacang kering, sirup, acar Dapat menyebabkan pelukaan lambung, mempercepat serangan asma, mutasi genetik, kanker dan
alergi
K-nitrit Daging kornet, daging kering, daging asin, pikel daging Nitrit dapat mempengaruhi kemampuan sel darah untuk membawa oksigen, menyebabkan kesulitan bernafas dan sakit kepala, anemia, radang ginjal,
muntah
Ca- / Na-propionat Produk roti dan tepung Migrain, kelelahan, kesulitan tidur
Na-metasulfat Produk roti dan tepung Alergi kulit
Asam sorbat Produk jeruk, keju, pikel dan salad Pelukaan kulit
Natamysin Produk daging dan keju Dapat menyebabkan mual, muntah, tidak nafsu makan, diare dan pelukaan kulit
K-asetat Makanan asam Merusak fungsi ginjal
BHA Daging babi segar dan sosisnya, minyak sayur, shortening, kripik kentang, pizza beku, instant teas Menyebabkan penyakit hati dan kanker.

gambar kanker                                                         gambar kanker

Contoh pengawet makanan yang boleh digunakann:

  1. asam benzoat

2. Kalsim sorbat

  1. Kalium nitrit

3. Asam Sorbat
4. Natium bisulfit

Dan masih banyak lagi bahan pengawet yang dapat digunakan…..

Nih ada TIPS yang perlu diperhatikan hal-hal penting dalam menggunakan bahan pengawet:


1. Pilih pengawet yang benar/yang diijinkan untuk dalam pangan serta telah terdaftar di Badan POM RI.
2. Bacalah takaran penggunaannya pada penandaan/label.
3.  Gunakan dengan takaran yang benar sesuai petunjuk pada label.
4.  Membaca dengan cermat label produk pangan yang dipilih/dibeli serta mengkonsumsinya secara cerdas produk pangan yang menggunakan bahan pengawet

  1. d. PERASA

Apa itu perasa??

  • Perasa adalah bahan makanan yang berfungsi untuk menyedapakan rasa maknan dimana cara membuatnya melewati proses pencampuran kimiawi
  • Perasa adalah zat adiktif yang ditambahkan pada makanan untuk mendapatkan aroma dan rasa tertentu sesuai dengan keinginan.
  • Perasa dibagi menjadi 2: yaitu perasa alami dan perasa buatan.
  • Perasa alami: perasa alami bisa di dapatkan dari sari atau extrak bahan alami tertentu. Bisa dedaunan, buah – buahan, rempah, daging, dan sebagainya.
  • Perasa buatan: perasa  buatan di hasilkan dari bahan – bahan sintetis. Misalnya saja dari sintesis bahan – bahan kimia yang berasal dari turunan minyak bumi

Contoh perasa alami dan buatan:

Alami buatan

Nah….apa sebabnya jika pemakaian perasa itu terlalu lebih??ada yang tau….????tuing…liat bacaan di bawah…

Nah ini lho….Nama Penyedap rasa dan Penyakit yang ditimbul :mono natrium glutamat dan Monosodium glutamat. Kelainan hati, trauma, Hipertensi, Stress, Demam tinggi, Mempercepat proses penuaan, Alergi kulit, Mual, Muntah, Migren, Asma, Ketidakmampuan belajar, Depresi. Nah makanya kita jangan terlalu banyak memakai perasa dalam makanan kita ya……….gak baek tao….ini lho gambarnya….

Manfaat perasa makanan itu apa ya???hemb…manfaatnya yaitu untuk memberi rasa sedap dan aroma yang khas dalam makanan, dan untuk membuat makanan menjadi lebih mantap rasanya dan juga untuk menggugah nafsu makan.

Nah itu tadi tentang perasa, pewarana, pemanis dan pengawet…udah kita bahas semua kan…gmn sudah paham??semoga ja paham ya…hehehe…semoga bermanfaat ya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: