dongeng Q

Kucing dan musang
Pada suatu hari ada seekor kucing yang sedang kelaparan. Dia sudah
berhari-hari tidak makan padahal dia sudah keluar masuk ke hutan tetpi tiba-tiba
kucing melihat seekor anak ayam.
“hmm ada anak ayam berjalan sendirian kebetulan sekali perutku sudah
sangat lapar hingga air liurku menetes.” Perlahan namun pasti kucing mengendapendap
untuk menangkap anak ayam supaya tidak lolos.
“Gubrakk, menngapa anak ayam itu lolos padahal aku sudah ingin
memakannya”. “ kasihan sekali kau kucing tak bias menangkapku, kata anak ayam”.
Jangan sombong kau anak ayam akan kutangkap kau”
Terjadilah aksi kejar-kejaran antara anak ayam dan tikus. Ditengah aksi
kejar-kejaran anak ayam dan tikus anak ayam bertemu dengan musang. “musang
tolonglah aku musang aku akan disantap oleh kucing.” Musang terdiam padahal dia
juga lapar dan ingin memakan anak ayam.
“hmm bagaimana ya kalau aku bisa menolongmu hadiah apa yang akan kau
berikan padaku?”. Anak ayam belum menjawab tetapi kucing telah menyela
pembicaraan mereka. “kau jangan bohong musan sebenarnya kau juga sedang
kelaparan dan ingin memakan anak ayam itu bukan?.”
“Ya aku memang sedang lapar tetapi anak ayam ini hanya satu kalau kita
bagi dua tidak akn kenyang.” Anak ayam menjadi kebingungan karena dia sedang
berhadapan dengan dua makhluk yang ingin memakannya, kemudian anak ayam
berkata. Kalau kalian ingin menangkapku kalian harus memenangkan lomba yang
dan aku akan menjadi jurinya.
“lomba apa anak ayam, Tanya musang.” Anak ayam befikir lomba apa yang
cocok untuk musang dan kucing. “siapa yang bisa mengukur luas hutan ini dan
menghitung berapa banyak pohon yang ada di hutan ini, siapa yang paling cepat dan
benar dalam lomba ini boleh memakanku.
By: Yuniati
Musang dan kucing berpikir sejenak kemudian mereka setuju dengan lomba
yang diajukan anak ayam. “Kalau begitu kalian bersiap-siap digaris start aku akan
menunggu disini sampai ada salah satu dari kalian dating kesini”.
“bersedia…siap…mulai…, musang dan kucing mulai berlari mengukur luas
daqn menghitung jumlah pohon.”Mudah sekali aku meembohongi kalian hutan disini
sangat luas dan pohon dihutan ini juga sangat banyak mereka pasti sangat kelelahan.”
Setelah musan gdan kucing berlomba ank ayam kembali kepada induknya dan
menceritakan kejadian yang dialaminya, induk ayam bersyukur karena anknya tidak
dimakan kucing dan musang.
Ditengah perlombaan kucing mempunyai ide untuk membagi tugas
perlombaan, “musang bagaimana kalau kita bigi tugas kau yang menghitung luas
hutan dan aku menghitung banyak pohon dihutan ini bagaimana?”
“Aku tidak mau ini perlombaan sehingga kita harus berjuang sendiri-sendiri
aku tidak mau dimanfatkan olehmu kucing”. Kemudian musang berlalu untuk
menyelesaikan perlombaan karena dia ingin memakan nak ayam. Ditengah hutan
musang dan kucing bertemu mereka berdua tersesat karena hutan yang sangat luas
dan pohon yang banyak mereka kesulitan untuk mengukurnya.
“Aku lelah sekali musang, kita tidak dapat mengukur hutan ini.” Kucing
berfikir dan menanggapi keluhan musang “kau benar musang kita telah ditipu oleh
anak ayam tetapi kita tidak mungkin kembali karenas aku tidak tahu jalan yang kita
lalui. Musang dan tikus baru menyadari kalau mereka ditipu anak ayam. Ditengah
perjalanan musan gdan kucing berpisah untuk mencari makan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: